Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini pun pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil tak luput dari sorotan.
- Di Minut ada pelamar yang tidak lulus berkas tapi dinyatakan lulus tes cpns.
- Di Minsel, Wakil Ketua DPRD menyatakan bahwa setiap cpns yang dinyatakan lulus test harus dilakukan fit and propertest karena ada indikasi kecurangan.
- Di Bolsel justru lebih parah. Masih tahap seleksi berkas, panitia penerimaan CPNS sudah didemo oleh masyarakat.
Tak pelak pihak pemerintah selaku "terdakwa" harus memutar otak bagaimana agar supaya saat penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan dilakukan tahun-tahun mendatang tidak akan lagi mendapat sorotan seperti tahun ini dan tahun-tahun yang lalu.
Masyarakat juga jangan terlalu berburuk prasangka akan setiap pengumuman kelulusan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil. Contohnya jika ada keluarga/kerabat pejabat yang lulus tes CPNS, maka masyarakat jangan langsung berprasangka bahwa telah terjadi kolusi.
Apakah keluarga/kerabat pejabat tidak berhak ikut tes CPNS sehingga setiap kali mereka dinyatakan lulus langsung bermunculan prasangka buruk ditengah masyarakat?
Namun ada baiknya juga pemerintah lebih bersikap transparan dalam melakukan seleksi penerimaan cpns, pemeriksaan LJK (lembar jawaban komputer) dan pengumuman. Agar masyarakat puas ada baiknya pemeriksaan LJK dilakukan di tempat terbuka dan masyarakat bisa ikut turut mengawasi.
Bagimana pendapat bro tentang tes penerimaan calon pegawai negeri sipil yang dilakukan baru-baru ini?





0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan kasih komentar bro, jangan SPAM ya... kalo dapa tahu, kita lapor SATPAM